Sabtu, 31 Desember 2011

Cinta Suci.............


Semua makhluk tak pernah tau siapa jodohnya, dimana jodohnya, dan seperti apa jodohnya. Begitupun dengan kisah seseorang dalan novel ini. Dia seorang wanita tempat tinggal asalnya di salah satu daerah di Jawa Timur. Dia seorang mahasiswi di salah satu Universitas terkemuka di Jakarta. Awalnya ini terkenal dengan sosok seorang wanita yang sering mempermainkan perasaan pasangannya. Namun pada suatu ketika dia mulai merasa jenuh bahkan ia merasakan ingin mempunyai cinta yang tulus. Hingga suatu saat ia menyukai seorang pria yang mana pria itu sangat istimewa dimatanya, namun disisi lain ada sosok seorang pria yang menyukainya.
Sebut saja Dinda nama seorang wanita tersebut, Galan sosok seorang pria yang disukainya, Seno pria yang menyukai Dinda.

Ulangtahun Dinda yang pertama 
semenjak ia menjadi mahasiswa di Universitas Terkemuka Di Jakarta.
            “happy b’day dinda, so ultah kamu bertepatan dengan ultah aku” .....ucapnya Galang sambil tersenyum dan memberikan sepucuk bunga mawar merah.
            “Thanks... Happy B’day to u.... ucapnya dinda kembali sambil tersenyum.”
Sejak saat itulah dinda merasakan rasa yang berbeda pada sosok Galan. Begitu pula dengan apa yang dirasakan Galan. Namun galang tak pernah mampu untuk mengutarakan persaannya. Hingga suatu saat ada pagelaran seni musik yang diadakan di kampusnya, yang kebetulan dinda adalah seorang wanita yang mempunyai suara merdu. Ketika dinda tau bahwa Galan adalah salah satu panitia dari pagelaran itu, Dinda pun mempunyai ide untuk mengikuti pagelaran tersebut dengan harapan dia dapat berdekatan dengan galan. Namun baru saja Dinda mengikuti pagelaran itu, Galan sudah mengetehui tujuan Dinda mengikuti pagelaran itu.

Ulang tahun Dinda kedua
            “Happy B’day Dinda,,,”. Begitu ucapan Galan kembali sambil tersenyum dan memberikan sepucuk bunga mawar merah. Namun di ulang tahunnya yang ke dua ini Galan memberikan ajakan ng-date bareng dia. Tanpa ragu dinda mengatakan “ya,,,saya mau” ucapnya sambil tersenyum. “oke,,,jam. 17.30 saya jemput” ucap Galan.
            Waktupun berputar begitu cepat hingga tepan dijam itu Galan menjemput Dinda. Galan mengajak Dinda ke acara komedi putar. “din,,,,aku ingin kamu menjadi seorang wanita yang pintar memasak.. Agar suatu saat disaat ulang tahunmu nanti aku memberikan hadian Clemek yang bertuliskan “dinda pemasak hebat, number one” ucap Galan sambil tertawa. Akhirnya merkapun terbawa suasana diacara itu mereka saling Bercada, tertawa, saling tatap, bahkan berkali – mereka hampir berciuman selayaknya pasangan yang sedang dimabuk asmara Itulah yang mereka rasakan saat itu, seakan dinda merasakan mimpi bisa bersama Galan di malam itu. Tepat waktu menunjukan.21.15
“din,,,,tunggu disini sebentar,saya kesebelah sana” ucap Galan pada Dinda meminta    izin.
Dinda pun hanya menganggukan kepala. Namun ternyata Galan meninggalkan Dinda di tempat itu tanpa alasan jelas sedikitpun. Hingga akhirnya Dinda pulang dengan perasaan sangat kecewa dan merasa telah disakiti.
Sejak saat itu Dinda membenci Galan. Dari sanapun Dinda mulai mencari sosok seorang pria yang menurutnya tulus mencintai dirinya, Hingga hadirlah sosok Seno, seorang pria tampan yang masih satu Universitas namun di Fakultas Tekhnik Elektro. Berkenalan dengan Dinda di pesta Ulang Tahun teman kampusnya.
Semakin dekat dan dekat sampai ada rasa lain di antara Seno dan Dinda. Dinda yang sedang merasakan kecewa karena Galan pun akhirnya mempunyai rasa lebih terhadap Seno. Galan yang masih menyukai Dinda,ia merasa cemburu apabila melihat Dinda bersama Seno.

Ulang tahun dinda ketiga 
Di ulangtahunnya yang ke tiga ini Dinda tidak mendapatkan ucapan dr Galan seperti saat-saat ulangtahunnya yang pertama dan kedua. Namun disaat itu Seno lah yang mengucapakan Happy B’day pada Dinda. Dan senopun mengajak Dinda kesuatu tempat disaat ulang tahunnya itu. Tanpa berfikir panjang dinda menjawab “ya,,,,”!
            Seno membawa Dinda ke salah satu Bar dan mengajak Dinda mabuk bersamanya, dinda pun akhirnya mabuk berat disaat itu Seno mengungkapkan semua perasaan hatinya, dan dengan pengaruh minuman Dinda pun menerima seno. Jadilah mereka sepasang kekasih. Tepat pukul. 21.00 Dinda pun pulang dengan diantar seno. Namun hanya diantar di depan pintu kos nya, tanpa mengantar Dinda ke kamarnya.
            Galan yang masih sayang pada Dinda, ia datang dan melihat Dinda tertidur di depan pintu. Dengan rasa kaget, Galan memopong Dinda ke kamarnya, dan menidurkan, dan menyelimuti Dinda yang terlihatnya sangat lelah. Teman dinda satu kost pun sangat menyukai perlakuan Galan terhadap Dinda. Tak lama Galan disana, dia pulang namun sebelumnya dia membisikan sesuatu pada Dinda “dinda,,,sayang, happy b’day,,,ini kado spesial untukmu dariku” ucapnya Galan. Kado itu berupa clemek yang bertuliskan “dinda pemasak hebat, number one”
            Pagipun tiba Seno yang datang melihat kado dari Galan dan sebelum Dinda bangun dia membuang kado itu. Dinda yang tau Seno disana dia pun mengira bahwa yang semalam mengantarkan dinda ke kamarnya pun adalah Seno.
            Esoknya Dinda terlihat sangat mesra dengan Seno di depan Galan, namun itu semua tak berjalan lama. Akhirnya Dinda tau bahwa yang mengantarkan dia ke kamar adalah Galan, dan Dindapun tau bahwa saat itu Galan datang untuk mengucapkan ucapan itu dan memberikan kado istimewa itu.
            Dinda datang ke tempat Seno dengan tujuan untuk menanyakan apakah dia yg sudah membuang kado itu. Namun saat Dinda datang ke tempat Seno Dinda sangat terkejut melihat semua kelakuan Seno, yang ternyata disana ada sosok seorang wanita yang sedang bercinta dengan seno. Dindapun kecewa.

Esoknya dinda bertemu Galan
            “galan,,,maafkan aku”
            “untuk apa kamu meminta maaf?”
“ini sekarang saya sudah bisa masak sesuai dengan keinginan kamu,ini pasakanaku spesial tuk kamu”
“oke,,,thanks makanannya, tapi maaf saya ga laper makanya saya kasih tuk petugas perpustakaan saja”
Dinda yang merasa sangat kecewa dengan perlakuan Galan pun ia langsung marah. Dan bertanya “kamu tuh kenapa sih?kamu masih marah?”
Galan tidak menjawab pertanyaan Dinda sepatah katapun, yang ada dia bicara “saya jemput jam.19.30 terserah mau atau tidak”. Tanpa berfikir lama dinda jawab “mau,,,,,”
Malam pun tiba, galan menjemput Dinda, dan dia membawa dinda ke rumahnya. Orang tua Galan sangat menyukai Dinda, sampai dinda dianggap bagian dr keluarganya. Malam semakin larut Dinda pun diantar pulang oleh Galan. Tepat di depan kostan Dinda, sebelum Dinda keluar Dari mobil Galan, mereka berciuman, hingga akhirnya dinda bertanya : “ lan,,,sebenarnya aku tuh teman, sahabat, atau pacar kamu?” kita berciuman seperti selayaknya orang pacaran.”
Namun sayangnya Galan kurang menanggapi pertanyaan itu, dia malah menjawab “penting ya untuk memperjelas semua ini?kita bukan anak kecil lagi din, maaf untuk sekarang saya tidak bisa memperjelas tentang hubungan kita”.
Dinda pun marah dan keluar dari mobil Galan. Dinda yang sudah semakin menyayangi Galan sangat kecewa dengan jawaban itu. Hingga 1 bulan semenjak saat itu Galan tidak bisa dihubungi, Dinda sudah sangat patah semangat untuk mencari kabar dari Galan. Hingga suatu saat sms Galan masuk dan berisi kata- kata “dinda sayang,,maafkan saya,hari ini saya bertunangan dengan wanita lain, satu hal dari saya tetaplah jadi wanita yang tegar, gapailah semua cita-citamu,saya yakin walaupun tanpa saya kamu pasti bisa” . membaca sms itu Dinda sangat terluka dan akhirnya dinda datang ke rumah galan dengan tujuan ingin bertemu Galan. Namun Eros teman Galan melarang Dinda bertemu Galan dan bahkan menyuruh dinda untuk melupakan Galan.
Semenjak saat itu Dinda mencoba untuk melupakan Galan, hingga tiba waktunya Dinda WISUDA, dan dia lulus dengan IPK yang sangat memuaskan. Tiba-tiba sms Galan masuk “ dinda sayang selamat ya, sukses terus”. Dinda sangat terkejut dengan datangnya sms itu,dia tidak menghirawkannya.

Ulang tahun dinda ke empat 
Esoknya ia datang ke perpustakaan untuk mengembalikan buku, petugas perpustakaan berbicra :
“mba dinda,,,bagaimana kabarnya mas Galan, lama tidak ada kabarnya?”
“Engga tau pa,, sahut dinda”
Belum juga selesai ucapan Dinda petugas perpustakaan memotong ucapannya
“mba Dinda, ini titip bukunya mas galan ya?dulu ketinggalan.mas galan ini aneh kuliah jurusan tekhnik mesin tapi buku bacaannya soal “KANGKER”.
            Belum saja Dinda keluar dari perpustakaan ada sms dari galan “happy b’day dinda ku sayang”,, tanpa ragu dinda balas sms galan sambil sedikit aga marah “ mau kamu apa sih?kamu sudah tunangan tapi tetap saja sms saya?sudah jangan ganggu saya lagi”.
Dinda heran disaat sms itu dikirim, saat itu juga berbunyi hp yang sama persis seperti nada di hp nya Galan. Dinda pun penasaran dan akhirnya menelpon sambil mencari dimana inti suara tersebut. Dan akhirnya ketemulah asal suara itu. Ternyata itu memang handphone galan yang dipegang eros sahabatnya. Dan eros pun akhirnya menceritakan semuanya.
            Dan ternyata kisah Galan tunangan dengan wanita lain itu hanyalah alasah Galan untuk menjauhi Dinda, karena Galan berfikir bahwa Galan tidak akan bisa membahagiakan Dinda. Eros pun membawa Dinda bertemu dengan Galan Yng ternyata kalan mengidap KANGKER stadium 4. Dinda dan Galan saling menatap dan menangis disaat mereka bertemu. Sebelum ajal menjemput Galan, Galan sempat mengucapkan sebuah kata – kata
“dinda sayang maafkan saya yang sudah membuatmu terluka, sedikitpun saja tidak pernah bertunangan dengan wanita lain,kalaupun saya harus bertuangan,saya hanya ingin bertunangan dengan kamu, karena hanya kamu yang saya cintai dan saya sayangi,,,,i love u dinda ku sayang”....
ucapnya Galan sambil menghembuskan nafas terakhirnya.






Waalaukimsalam Wr. Wb (22.00)

Banjar, 28 Desember 2011
Penulis


Narinda Via Nurjanah








Biodata Penulis

Nama                             : Narinda Via Nurjanah
Tempat, tanggal lahir      : Banjar, 04 Januari 1989
Alamat                          : Jl. Setia Gg. Angrek 7 Rt. 04 Rw. 05 desa. Mekarsari Kecamatan. Banjar - Kota. Banjar  46321
Pendidikan                     :Tingkat III Jurusan. Pendidikan Akuntansi (UNIVERSITAS GALUH CIAMIS)
No Tlp/ Hp                     : 085223804049


“ Start Your Days With a Prayer and Smile”

Sabtu, 30 Juli 2011

Pengorbanan Berakhir Derita……!!!


Pengorbanan Berakhir Derita……!!!
Seorang laki – laki yang bernama Erwan adalah sosok seorang laki – laki dari keluarga berada, mandiri, bisa disebut pengusaha muda,semua urusan keungan dia sendiri yang pegang. Biaya kuliah dia beserta adiknya, sewa rumah, listrik, air, pembayaran hutang pada pihak Bank semua dia yang tanggung. Dia mengenal sosok seorang wanita yang awalnya wanita itu adalah sosok yang paling sempurna dimatanya. Sosok wanita yang engga telalu berada, hidupnya penuh dengan kesederhanaan. Sosok wanita itu bernama Dita. Begitu pula dengan sosok erwan, sosok seorang laki – laki yang sempurna bagi Dita. Walau banyak berita simpang siur yang menjelekan sosok erwan, namun disaat itu pula dimata Dita, Erwan tetap sosok laki – laki yang sempurna. Dita sedikitpun tidak peduli dengan ucapan orang lain diluar sana.
Awal perkenalan mereka satu kampus dimana pada saat itu ada satu acara yang mempertemukan mereka, hingga Facebook adalah awal komunikasi mereka. Bertukar nomor telpon, hingga akhirnya mereka saling sms, tekpon bahkan sampai bertemu. Belum sampai 1 bulan mereka saling jatuh hati, pas tepat di tanggal 07 juni 2010 mereka saling mengucap janji untuk bersama, kedua orang tuapun ikut menyetujui hubungan mereka. Awal yang sangat bahagia, semua berjalan sesuai dengan harapan,hingga berjalan 3 bulan erwan berbicara pada dita
“ dit….lamaran kerja saya diterima, dan mulai semester depan saya mulai ngajar di satu sekolah, pendapat kamu bagaimana, apakah saya diizinkan untuk ambil pekerjaan itu?”
Dita pun berfikir pekerjaan itu untuk masa depan dirinya, engga ada salahnya tuk diizinkan.ungkap dita
“silahkan van, itu untuk masa depan kamu, kesempatan tidak akan dating 2 kali, apapun yang kamu lakukan akan saya izinkan, selama itu yang terbaik buat kamu. Cuma 1 pesan dari saya, dimanapun kamu berada tolong jaga kepercayaanku”
Erwan saat itu terlihat bahagia bercampur rasa sedih, karena dengan menerima pekerjaan itu waktunya erwan sangat sedikit untuk dita. Namun dita pun tetap mengizinkan walau resikonya bersangkutan dengan hubungan mereka.
Berjalan 5 bulan setelah erwan mengajar disatu sekolah, mulai ada sedikit kesalah pahaman, awal dari semua permasalahan, kurangnya waktu untuk bersama membuat hubungan mereka sedikit bermasalah. Namun dita terus dan terus memahami kesibukan erwan, sampai tak ada sedikitpun waktu untuk bermain bersama seperti sewajarnya pasangan kekasih lainnya. Dikala kerinduan menghampiri erwan dan dita, disaat itupun mulai tak ada batasan dalam cara berpacaran mereka, terhayut karena kenikmatan, nafsu yang tak bisa dibatasi. Dita yang awalnya sosok seorang wanita yang serba engga tau apa yang dinamakan bercinta, bercumbu, kini dia tau semua itu. Dita tidak bisa menolak keinginan erwan, apapun yang erwan minta pasti dipenuhi, begitu besarnya rasa saying dan cinta yang dita miliki untuk erwan, sampai dita memberikan apa yang erwan minta. Namun tidak sampai melakukan hubungan suami istri.
Dita dan erwan menyadari jika perbuatannya itu adalah dosa besar, namun hati nurani serta iman kalah dengan nafsu, berkali – kali mereka mempunyai niat untuk berhenti jauhi perbuatan itu, disaat itu pula nafsu itu terus menggebu.
“dit…apakah kamu suka merasakan bersalah atau menyesal jika kita seperti ini?”
“ia van….aku tak ingin seperti ini lagi, kita berhenti ya?”
“Ia dit…aku juga merasakan itu”
Selang beberapa hari mereka tak melakukan itu, namun belum juga 2 minggu rasa keinginan itu selalu saja terasa, terkadan erwan meminta ingin seperti itu, hingga akhirnya terjadi seperti itu lagi. Lagi – lagi semua itu terulang hingga jarang waktu yang tadinya susah untuk bertemu kini dengan mudahnya pertemuan itu terjadi dan disetiap pertemuan itupun mereka melakukan hal itu.
Disaat itu permintaan erwan mulai sangat keterlaluan, dia meminta dita untuk tidur bersamanya,meminta untuk melakukan hal yang selayaknya suami istri lakukan, namun tak sedikitpun peermintaan itu dituruti dita.hingga satu ketika erwan sms dita, saat dita sedang berada dikampus dan handphone dita dipegang orang lain, hingga teman dita mengetahui is isms erwan, dan sempat mengucapkan “loh ko erwan seperti ini? Tak ku sangka”. Yang disaat itu isi sms erwan yang berisi
“dit…aku ingin e…e kamu, kamu mau engga?”
Akhirnya sms nya itu dita balas, dan saling berbicara lewat sms dengan diketahui oleh temannya dita. Dita mengirimkan sms balasannya
“engga ah,,maaf aku tak bisa seperti itu, macam kamu mau bertanggung jawab saja kalau ada sesuatu yang terjadi nantinya” ujar dita
“kenapa ga mau dit?saya pasti bertanggung jawab bila saya memang yang ambil keperawananmu” ujar erwan
“kitakan masih sama – sama kuliah,bagai mana kamu bisa bertanggung jawab jika ada apa – apa?’
“apa susahnya dit?kita bisa langsung nikahkan?”
“kalau memang bisa langsung nikah, kenapa kita ga nikah dulu baru seperti itu?”
“aku sudah engga tahan pingin sekarang dit, kalau kamu engga mau ya sudah carikan jablay yang bisa puaskan saya”
Saat itu dita sangat kaget dengan isi balasan sms dari erwan, dita sangat terluka dengan ucapan erwan yang meminta dicarikan wanita lain untuk pemuas nafsunya. Wanita mana yang ikhlas kekasihnya melakukan hal itu dengan perempuan lain.
Dita pasrah dengan semua keinginan erwan, dita mengizinkan erwan mencari wanita lain, walau hatinya terluka. Tetapi entah apa yang terjadi dibelakang dita setelah itu, apakan erwan benar – benar seperti itu?atau hanya sebuah gretakan agar dita mau?
Berkali – kali erwan meminta itu, namun berkali – kali pula dita menolak..hingga masuk ke bulan ke delapan……..
Entah apa yang terjadi dengan erwan masuk ke 8 bulannya hubungan ini, sikap erwan berubah, yang tadinya perhatian kini ia dingin, masa smspun berkurang, erwan perhatian, masa sms berubah menjadi sering disaat erwan menginginkan hal itu. Setiap sudah dipenuhi sikapnya yang dingin kembali terasa. Hingga 1 hari itu dita bertanya
“van….kenapa sikapmu berbeda?ada masalah apa?ada salah apa q sama kamu?”
“kamu engga ada salah apapun dit, Cuma saya lg sibuk dengan pekerjaan saya”
Namun dita tidak percaya begitu saja, berkali – kali dita bertanya dengan pertanyaan yang sama,dan akhirnya erwan berbicara
“dit…maaf jika sekarang saya berubah, bisnis saya sedang ada masalah dalam urusan modal, orang tua sayapun kini tidak menyetujui hubungan kita”
“Kenapa bisa seperti itu?bukankah dulu orang tua tak ada masalah dengan hubungan kita?
“beri aku waktu untuk memikirkan ini”
Akhirnya ditapun membiarkan erwan untuk berfikir, 2minggu berlalu akhirnya mereka saling bertemu untuk menyelesaikan semua permasalahannya.
“van…bagaimana?”
“orang tua saya tetap engga menyetujui hubungan kita dengan alas an kakak saya jangankan menikah, pacarpun belum punya”
Akhirnya dari situ ditapun mengambil satu keputusan.
“van…semua terserah padamu, andai hubungan ini mau kamu lanjutkan oke kita lanjutkan, tetapi jika kamu ingin mengakhiri hubungan ini, oke saya turuti keingginanmu, dengan 1 catatan kamu harus bicara pada orang tua saya sendiri, karena dulu kamu sendiri yang meminta izin untuk pacaran dengan saya”
Erwan kanget dengan ucapanku, dia keberatan dengan kata – kata ku tentang dia harus bicara sendiri pad aorang tua ku.ewranpun ambil keputusan untuk melanjutkan hubungan ini. Dengan catacan tak ada pertemanan di facebook.berakhirlah semua permasalahan yang saat itu terjadi di antara dita dan erwan.
Tak pernah sedikitpun dita nuntut sesuatu pada erwan, semua keingingan erwan di turuti, mulai dari tuntutan harus belajar mike up, cara berpakaian,,dita terus merubah dirinya agar menjadi lebih baik untuk erwan dan untuk dirinya sendiri.
Tepat di ultah dita, erwan memberikan satu kado yang sangat membuat dita bahagia, dia memberikan sebuah jaket berwarna hitam, di ultahnya saat itu lengkap semua kebahagian dita, disekeliling dirinya berada sahabat – sahabat yang saya padanya,ditambah adanya erwan di sampingnya saat itu.
Hingga samapai 1 tahunnya hubungan mereka, namun tak ada sedikitpun rasa bahagia yang dirasakan dita saat itu, dita tidak merasakan kebahagian yang biasanya dirasakan saat bersama erwan. Hingga di satu ketika, dita berkumpul bersama sahabatnya dan bertanya
“kawan….bagaimana jika seandainya aku memutuskan erwan?”
Sahabatnya hanya memberikan senyuman dan sedikit berbicara “ jika itu membuatmu bahagia! Why not?
Saat itu semua menjadi keanehan, dita menjadi ragu dengan cintanya erwan, hingga lama – lama rasa yang dirasakan dita terhadap erwan berkurang.disaat keraguan itu terjadi, dita meminta satu orang temannya untuk menghubungkan telpon denga erwan dan meminta untuk menanyakan apakah erwan benar – benar sayang dita atau malah sebaliknya?saat itu tepat 13 bulannya hubungan dita dan erwan…di bulan itupun adalah akhir dari hubungan antara erwan. Semua berawal dari telpon yang di konfrensi bertiga tanpa dita berkata – kata sedikitpun, ia hanya mendengarkan…
“halloo……” ujar temanku
“hallo juga…..ada apa?” ujar erwan
“engga ada apa-apa van, Cuma ingin cerita – cerita saja sama kamu,”
Mulai masuk ke percakapan tentang pertanyaan apakan erwan benar – benar menyayagi dita atau malah sebaliknya.
“van…bagaimana hubungan kamu sekarang sama dita?”
“wah sejujurnya dari dulu saya ingin memutuskan dia, tapi susah banget, engga tau harus apa alasannya”
“ada masalah apa memangnya ko kamu ingin akhiri hubungan kamu ini?”
Diluar dugaan dita erwan menjelek – jelekan dita habis – habisan, erwan berbicara
“dita cewek nakal yang suka minta buat gituan (ML), suka memulai – mulai merangsang aku, bahkan dia sering jalan bersama laki – laki lain sambih memeluk erat”
“Wah masa dita seperti itu? Dita kelihat baik ko, masa seperti itu?” ujar temanku
“beneran, tapi kamu jangan bicara sama orang lain ya?cukup kita berdua yang tau soal ini”
Disaat itu pun dita mulai menbenci erwan, dita sangat terluka karena ucapan erwan, dita engga menerima dengan semua itu, karena sedikitpun dita tidak pernah meminta ML pada erwan. Dita pun berontak dan akhirnya dita menghubungi ayahnya erwan dan mengatakan semua permasalahannya di antara dita dengan erwan. Begitu tersambung dengan ayahnya erwan, dita pun berbicara
“ yah….bagaimana kabarnya?baikan?”
“Alhamdulillah baik, nenk kemana saja ayah engga pernah lihat nenk lagi? Apakah nenk sudah buang ayah?engga anggap ayah lagi?ujar ayahnya erwan
Dita kaget dengan ucapan ayahnya erwan, keluar dari pemikiran, yang menurut erwan orang tuanya sudah tidak menyetujui ternyata semua itu hanya rekayasa erwan, orang tuanya erwan sedikitpun tak pernah berbicara tidak menyetujui. Dari situ dita mengetahui semua kebohongan erwan, dan akhirnya dita memilih untuk mengakhiri hubungannya ini, dengan hati yang sangat terluka.
Tetapi bukan terluka karena hubungannya berakhir, dita terluka karena ucapannya erwan yang sudah menjelek – jekan dita dan sudah membohongi dita. Erwan meminta maaf pada dita, namun sedikitpun tak ada maaf dari dita sebelum erwan dating langsung ke rumahnya untuk meminta maaf bukan malah dengan cara meminta maaf di sms. Namun sampai detik ini pun erwan ditak pernah berani datang, dia meninta untuk bertemu diluar rumah, akhirnya pertemuan itu terjadi,,terjadi beberapa percakapan diantara mereka,,erwan hanya bisa menundukan kepala duduk disamping dita
“dit…maafkan saya?saya sudah banyak salah sama kamu”
“apa maksud kamu jelek – jelekan saya seperti itu?sampai – sampai kamu bicara saya suka meminta ML sama kamu?sebenarnya siapa yang suka minta itu?saya atau kamu?
“ia maaf dit….jangan bahas itu lagi..itu memang salah saya. Saya sudah jelek – jelekan kamu..saya minta maaf”.
Dita terlalu terluka dengan sikap erwan yang seperti itu, ingin mengakhiri hubungan tetapi caranya malah menjelek – jelekan seperti itu. Diluar kendali emosi dita pun saat itu tak dapat ditahan lagi,,hingga disaat mau pergi untuk pulang dita gampar pipi erwan, erwan hanya terdiam nunduk dan langsung pergi. Saat itulah akhir dari segalanya.
Dita menyadari perbuatan yang selama ini adalah dosa besar, dan dita pun bertobat dan memohon ampunan pada yang kuasa, kini dita pun menjalani hari – harinya dengan cahaya baru, hari – harinya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tidak ada lagi rasa sakit hati ataupun terluka, karena dengan tobat, mendekatkan diri pada yang kuasa, hati dita pun sekarang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dita sedikitpun tak merasakan penyesalan sudah memutuskan hubungannya, tetapi dita sangat bahagia dengan keputusan itu. Karena keputusan itu adalah keputusan terbaik yang dita ambil, dengan seperti dita sudah bisa menjauhi perbuatan zina.


 AMIN……………………………………………………!!!!


Pesan untuk semua yang baca ini :
Jangan mudah kalian percaya dengan ucapan seorang laki – laki, walaupun ucapan laki – laki itu meyakinkan. Ini pengalaman pribadi seseorang, saya tidak ingin kalian merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan seseorang itu. Jangan pernah memberi apapun pada seorang laki – laki apapun itu alasannya, walau diri kita sangat mencintai dan menyayanginya. Karena semua itu hanya akan membuat diri kita terluka, bahkan sangat terluka.


  SEKIAN………Mudah – mudahan ada

makna yang bermanfaat buat pembaca (22.32 wib)


Banjar, 27 Juli 2011




Penulis
















Biodata Penulis

Nama                            : Narinda Via Nurjanah
Tempat, tanggal lahir     : Banjar, 04 Januari 1989
Alamat                          : Jl. Setia Gg. Angrek 7 Rt. 04 Rw. 05 desa. Mekarsari         Kecamatan. Banjar - Kota. Banjar  46321
Pendidikan                     :Tingkat III Jurusan. Pendidikan Akuntansi (UNIVERSITAS GALUH CIAMIS)
No Tlp/ Hp                    : 085223804049



“ Start Your Days With a Prayer and Smile”